Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan

Pernikahan Otiek

Hari minggu 11 Maret 2012 kemarin meungkin adlah hari yang tidak akan pernah dilupakan oleh gadis bernama Otiek Nermawanti. Pasalnya kemarin dia telah menjadi wanita yang akan enjalani kelahiran keduanya, sebuah pernikahan yang selalu menjadi mimpi setiap oprang diujung kehidupannya.
Itu juga merupakan hari berbahagia bagiku, sebab aku bisa bertemu kawan lamaku, seperti dipernikahan saudah, aku juga bertemu banyak orang yang sama bahkan bertambah.
Yang jelas, aku ucapin selamatya buat mereka.....
Nieh pict nya

Nisa Bu wiwik dan Lala

Muhammad Eka Armansyah putra
Khusus anaknya Jatmiko, waaaaa kangen ama nak ni.....


Saudah dan Suami

Kayaknya ini berikutnya Aris Ndut




Bener2 ga bisa liat Background nganggur


Ni pengantinnya

Saudah, Lala, Lismi, Nisa n Me




Sekar Widati Merayakan ingatan


Jangan Jatuh Cinta 2

Jangan Jatuh Cinta jika itu membuatmu hamil diluar nikah.
Jangan Jatuh cinta jika itu hanya akan membawamu pada kesesatan seks yang buta.
Jangan jatuh cinta jika kamu belum siap menjadi Imam
Jangan jatuh cinta jika menjadi makmum pun kamu ogah
Jangan Jatuh cinta Jika membuatmu membunuh bayi dalam kandunganmu
Jangan jatuh cinta jika kamu masih hidup dengan kebanggaan.
Jangan Jatuh cinta jika kamu masih egois
jangan Jatuh cinta jika itu membuatmu menghujat Tuhan
Jangan Jatuh Cinta jika kamu tidak bisa menerima keadaan.
Jangan...jangan...jangan jatuh cinta jika kamu masih pandai merayu disetiap tikungan.


Sekar Widati.. Jangan

Jangan Jatuh Cinta

Waw waw waw, saat membahas ini dengan seorang teman, aku dibilang munafik dan lain-lain. Dengan ngototnya dia bilang aku sok suci. Hahahahaha
Benarkah aku munafik? hohoho itu terserah pendapat anda. Jika dibilang aku tidak jatuh cinta, salah. Bahkan aku jatuh cinta, setiap hari, setiap waktu dan setiap tempat, hahaha rakus amat ya. Ya, aku selalu jatuh cinta, jatuh pada bunga berwarna merah, jatuh pada sepeda motor hijau, jatuh pada tukang siomay, jatuh pada selendang dan masih jatuh lainnya yang setiap aku rasakan.
Kalo jatuh cinta dengan pria? Ya, aku juga merasakannya, bahkan ada saat-saat dimana aku berusaha berlindung atas nama fitrah kehidupan, Menikah. Mengatasnamakan hati untuk memaksakan kehendakku pada Tuhan, mencari pembenaran diri, hingga aku sadar itu hanya nafsuku, yang mempermainkanku untuk memburu sebuah cinta yang semu. Aku tertipu oleh nafsuku sendiri.
Nah bukankah itu yang selalu terjadi pada kita? Selalu merasa pilihan kita benar, pilihan kita yang terbaik? mungkin benar, namun bukankah terkadang Tuhan menyapa kita dengan cara yang lain. Tuhan menunjukkan kasih sayangnya dengan sikap yang lain.
Kita selalu melayang, seakan surga dunia ada dihadapan kita ketika rasa cinta itu hadir menyapa kita. Dan ketika dia pergi, seolah dunia ini hancur, semua seakan gelap, bahkan neraka tidak lagi menakutkan. Aku tidak pernah melarang siapapun untuk jatuh cinta, namun ingatlah, ketika kamu siap mencintai, maka kamu harus siap kehilangan, siap patah hati. Menangislah, tidak ada yang melarangmu menangis, tapi ingat, masih banyak yang harus kamu lakukan, ketimbang meratapi seseorang.
Inilah cara Tuhan ketika ingin memberikan yang terbaik untuk kita.

Tuhanku berikanku cinta yang Kau titipkan, bukan yang kutanam
Sepenggal harapan yang semoga mengetuk Tuhanku untuk menyegerakan fitrahku. Amin
Dan semoga aku tak lagi tersindir oleh nafsuku, yang berusaha merontakan keinginan hati hingga aku menangis dalam kesunyian.
Man Jadda Wa Jadda..

Sekar Widati, jangan jatuh cinta sebelum menikah.

Menikah Oh menikah

Hari minggu di bulan kemarin dan ini adalah hari yang sibuk dan nyebelin(karna satu alasan). Siap-siap deh ampe akhir bulan ini, setiap hari Sabtu terutama MINGGU bakal ada kegaduhan sendiri. Noh, undangan seabreg dimeja, siap buat didatengin hahahaha. Ga masalah sebenarnya, tapi kantong aku yang bermasalah. @25.000 kali sepuluh undangan, udah berapa coba? banyak tentunya hehehehe (keliatan pelitnya) tapi ada syukurnya juga, jadi bisa ketemu teman-teman lama. Contohnya waktu ke Nikahan Saudah temen SMP ku, aku bisa ketemu ama teman-teman lama plus guru-guru gokil SMP WALISONGO 1 Semarang. Ya sekalian menyambung tali silaturahmi yang lama terputus oleh jarak ruang dan waktu hahaha.
 oke, itu senengnya.
Tapi ada lo yang nyebelin...
pertanyaan Kapan menyusul? Jedeeeeer...
itu pertanyaan paling menyebalkan sepanjang acara. Atau pertanyaan mana Masnya? Mas berlian?!!!!!
Tapi aku ngebayangin kalo kita menghadiri pemakaman, kira-kira aku bakal diapain ya kalo aku tanya kemereka semua, kapan nyusul????!!!!!.
hehehehehehe.
udah deh itu cuma cerita kelam dibalik kebahagiaan teman.
Kalo yang barusan kemarin adalah pernikahan tetanggaku, kacaunya si mempelai pria lebih muda dari aku, alhasil pertanyaan mereka lebih terasa menyakitkan, apalagi ditambah pertanyaan-pertanyaan itu diajukan juga ama bokap. Wuiiiih tambah deh halilintar menonjok dikepala ku.

Saudah and Alfa

Anisa lismiati Budi Wijayanto Andre

Bu wiwik tetep gokil

Kalo dibawah ini karna nikahannya deket rumah, jadi gambarnya lebih banya. Pernikahan Nofan dan Ema.
Pranatacara


Nie kira2 kapan nyusul


suasana belakang

Rini Wiwin, ortunya Ifan

Es puternya enak, Bapake bagus

Nie rasa vanila

Ini Nofan ma Ema

Kembang manten yang kudapat.
Buat yang percaya nggak percaya, tradisi ambil bunga nganten biar cepet ketularan, mungkin ini sejenis lempar bunga di tradisi barat, wakakakakaka.

Oke deh cerita nikahan saudah ma Nofan sampai sini dulu, sambung nanti nikahannya Otiek...

Sekar widati dalam bahagia dan syok